oleh

Terkait Dugaan Penganiayaan Wartawan , Mendapat Tanggapan Dari OBHYPI

Makassar- lintaslima.com Adanya Oknum Satlantas yang diduga menganiaya dan menodongkan pistol kepada salah satu wartawan online yang bernama Jamil pada saat menjalankan tugas jurnalistik.

Berdasarkan surat laporan Polisi nomor : STBL/19959/VIII/2018/Polda Sulsel/Resta mendapat tanggapan dari Tim Advokasi Organisasi Bantuan Hukum Yayasan Patriot Indonesia (O.B.H.Y.P.I), senin 27/8.

Tim OBHYPI, Nasution Jarre mengatakan, terkait oknum Polisi diduga menganiaya wartawan yang sedang melakukan tugas peliputan, jelas melanggar Undang – Undang (UU) Pokok Pers No. 40 tahun 1999.

“Sesuai pasal 18, setiap orang yang secara sengaja melawan hukum dan melakukan tindakan yang berakibat atau menghalangi pelaksanaan ketentuan Pasal 4 ayat (2) dan ayat (3) dipidana dengan pidana penjara paling lama dua (2) tahun atau denda paling banyak Rp.500.000.000.(lima ratus juta rupiah)”, terangnya.

Nasution Jarre juga mengingatkan, bahwa disisi lain sikap oknum Polisi ini telah mengabaikan program Kapolri yakni Profesional Moderen dan Terpercaya (Promoter).

“Oknum tersebut telah mengabaikan Promoter dari Kapolri, dan apa bila terbukti, saya harap Kapolrestabes memberikan hukuman maksimal kepada oknum tersebut agar ada efek jera”,pintahnya . (**)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed