oleh

Camat Bambalamotu : Gerobak Sapi dan Katinting Sebagai Alat Transportasi

Pasangkayu – Lintaslima.com Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Kabupaten Pasangkayu mempersembahkan Festival lomba Gerobak Race (balap gerobak sapi – red) dan Katinting Race (balap perahu katinting – red) yang dipusatkan di Pantai Koa – koa, Desa Polewali, Kecamatan Bambalamotu, berlangsung selama dua hari (8 – 9 september).

Panitia Festival Kayumaloa telah menyiapkan hadiah bagi pemenang lomba Gerobak sapi dan Katinting diantaranya:

1. Gerobak Race open class , juara l Rp. 5 juta, juara II Rp. 3 juta dan juara III Rp. 2 juta.

2. Katinting Race open class GX 200 Engine : juara I Rp. 4 juta, juara II Rp. 2,5 juta dan juara klp Rp. 1,75 juta.

3. Katinting Race open class GX 390 Engine : juara I Rp. 5 juta, juara ll Rp. 3 juta, juara lll Rp. 2 juta. Total hadiah sebesar Rp. 31 juta.

Saat ditemui ditempat kegiatan Festival Kayumaloa, Camat Bambalamotu, Masrah Djohar mengatakan, lomba Gerobak sapi dan katinting adalah alat tranportasi masyarakat Pasangkayu, pada tahun 1980 – an dan waktu itu belum dibukanya akses jalan trans sulawesi.

“Ini merupakan bagian yang penting untuk kita dukung bersama – sama demi melestarikan Budaya dan menjaga kearifan lokal di daerah ini”,terangnya.

Lanjut, Masrah Djohar katakan, gerobak sapi baru kali pertama dilakukan di Pasangkayu, sedangkan lomba katinting sebelumnya pernah kita laksanakan.

“Lomba katinting sudah kedua kalinya, sedangkan untuk lomba Gerobak Sapi baru kali pertama dilakukan di Pasangkayu”, jelasnya. (Roy)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed