oleh

Rapat Pembahasan Agenda Penerimaan Anggota Baru SSB – BSF Bubar Akibat Penyerangan

Bone – Lintaslima.com Dalam rangka Penerimaan anggota baru di Sanggar Seni Budaya Banrigau Sultanul Fatima (SSB BSF), pengurus melaksanakan rapat pembahasan agenda penerimaan anggota baru. Namun di saat rapat masih berjalan penyerangan pun terjadi sehingga rapat bubar karna peserta kaget dan menyelamatkan diri.

Ketua SSB BSF Syahrul Syam mengatakan, penyerangan ini diduga dilakukan oleh oknum anggota PMII yang dibantu oleh preman yang terjadi sekira pukul 00:02 wit.

Peristiwa ini bermula saat ketua MAPALA mendapat telepon dari nomor yang tidak dikenal menyatakan bahwa seorang anggota dari MAPALA disandera di depan kampus, sontak sebagian anggota MAPALA dan SSB keluar menuju depan kampus.

“Kami di SSB sementara rapat pembahasan Agenda Penerimaan Anggota Baru di Sanggar, terdengar suara lemparan batu yang mengenai atap seng, kami langsung membubarkan diri dari lemparan batu yang menghujani kaca jendela, kami panik karena kami merasa tidak buat masalah, tiba-tiba diserang dan puluhan orang masuk ke Sanggar setelah menjebol pintu langsung membabi buta merusak inventaris dan mengeroyok teman-teman yang ada di dalam,” Kata Syahrul, Sabtu (15/9/2108).

Tiidak hanya itu, lanjut dia, setelah melakukan perusakan di SSB, sekelompok orang langsung turun ke Sekretariat MAPALA dan sebagian lagi merusak motor yang terparkir di depan gedung Jurusan.

“Sebagian ada yang dikenali mukanya dan itumi yang kami lapor ke Polisi,” tutur Syahrul.

Akibat penyerangan tersebut sejumlah barang inventaris, 16 motor rusak, dompet milik anggota SSB hilang dan 3 orang mengalami luka dan langsung dilarikan ke RSUD Tenriawaru Bone.

Kapolsek Tanete Riattang, Kompol Andi Asdar mengatakan, hingga saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan.

“Polsek Tanete Riattang dan Polres Bone melakukan penyelidikan secara intensif sesuai SOP untuk lebih lengkapnya silahkan ambil datanya di polres,” pungkasnya.(**)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed