oleh

Miris !! Aula SD Ini Lama Rusak dan Terbengkalai, Siapa Bertanggungjawab?

Lintaslima.com – Makassar

Makassar – Lintaslima.com Hingga tahun 2019, gedung aula SD Negeri Kompleks Sudirman Makassar belum juga mendapatkan renovasi atau perbaikan yang dilakukan oleh pihak-pihak terkait maupun pemerintah. Padahal keberadaan aula sangat diperlukan guna mendukung berbagai aktivitas sekolah.

Saat ini, kondisi aula seakan menjadi pemandangan rutin sehari-hari baik siswa, guru dan orang lain bila sedang berada di lingkungan sekolah. Aula tampak jorok dan terbengkalai. Demi menjaga keselamatan serta menghindari korban jiwa, pihak sekolah terpaksa harus menggembok pintu masuk aula.

Pantauan dilokasi Jumat, 25 Januari 2019, terlihat jelas bangunan aula sungguh memprihatinkan. Tembok gedung bagian dalam kotor dan kaca jendela sudah banyak pecah-pecah. Sampah berbahan kayu, seng dan plastik berserakan memenuhi lantai aula.

Tidak hanya itu, nampak pula bagian atas aula bolong karena tidak lagi memiliki atap penutup akibat telah lama roboh. Yang tersisa hanya atap bagian depan dan belakang aula. Untuk atap bagian samping hanya terpajang balok lapuk sebagai penguat atap.

Sedang atap yang berada pas diatas panggung aula riskan jatuh karena beberapa atap seng mulai lepas. Karena aula tak memiliki atap, tak ayal bila hujan turun mengguyur kota Makassar, air langsung tembus ke lantai dasar aula.

Dari penelusuran informasi diketahui, dulunya aula SD Kompleks Sudirman dipergunakan untuk mendukung kegiatan-kegiatan sekolah. Bermacam aktivitas dapat dilakukan mulai kegiatan rapat, sosialisasi narkoba, rapat pertemuan orang tua, kegiatan porseni, perpisahan sekolah hingga digunakan untuk pelatihan shalat dan mengaji.

Kepada media ini, Ahmad guru agama Islam SD Sudirman 4 mengatakan, awalnya tempat belajar mengaji dan pelatihan shalat siswa dilaksanakan di dalam aula. Itu dilakukan sejak tahun 2009 silam. Namun pada tahun 2016, dia harus memindahkan belajar mengaji ke luar aula lantaran kondisi gedung dan dikhawatirkan membahayakan keselamatan siswa.

Petrus yang mulai bekerja sejak 1996 sebagai bujang SD Sudirman 1 mengungkapkan, ruang aula pernah dilakukan renovasi tapi sudah lama saat pak Amri masih menjabat kepala sekolah Sudirman 1.

Namun menurut pria kelahiran Toraja, saat dilakukan renovasi ketika itu, pekerjaannya sudah meragukan. Pasalnya baut penyambung balok kuda-kuda untuk penyanggah atap masih memakai pasak lama atau baut bekas.

“Sudah pernah mi pihak dinas datang tapi janji ji saja bahkan walikota dan wakil walikota pun sudah tahu,” beber Petrus didampingi istri saat ditanyai dilokasi aula, Jumat 25/1/2019.

Kepala SD Sudirman 3, Muktar saat ditemui terkesan skeptis dan menampakkan wajah pesimis saat dimintai komentarnya mengenai kondisi terkini aula kompleks Sudirman.

“Jangan maki adinda, walikota, wakil walikota, sampai Hikmah Manganni ketika masih Kabid Sarana sudah pernah datang. Mereka melihat saat kegiatan hari cuci tangan dan kegiatan campak rubella diadakan,” ucap Muktar usai memimpin rapat paguyuban, Jumat 25/1/2019.

Untuk diketahui, SD Kompleks Sudirman termasuk salah satu sekolah negeri tertua dan menjadi pilihan favorit warga kota Makassar. Di perkirakan SD Kompleks Sudirman saat ini mendidik anak sekolah, jumlahnya di kisaran dua ribuan siswa.

Laporan : Rusli Rifar

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed