oleh

Satpol PP Bone Kembali Jaring Beberapa Pelajar Yang Kedapatan Lagi Isap Lem Fox

Bone – Lintaslima.com Pada hari Sabtu tgl 01 Januari 2020 pukul 10 .00 wita yang bertempat di kompleks Islamic Center Jln Jenderal Gatot Subroto Kel. Biru Kec. Tanete Riattang Kab. Bone berhasil didapatkan empat anak sekolah (Pelajar) sedang mengisap Lem Fox.

Setalah menerima laporan, Mobil patroli Satpol PP Bone yang dikendarai oleh Kasi Mobilisasi dan Pelatihan bergerak menuju Islamic Center, selanjutnya membawa anak sekolah tersebut menuju kekantor SatpolPP untuk didata dan dimintai keterangan.

Adapun nama nama anak sekolah yang diamankan :

– Nama : Adrian Saputra (17) alamat : Barebbo Desa Kading, Siswa SMA Negeri 4 Watampone,

– Nama : Joswan Sakito (17) alamat : Maloi, Siswa SMK Neg 7 Watampone,

– Nama : Aswar (12) alamat : Kasumpureng, Siswa SMP Neg 2 Barebbo, dan

– Nama : Resa Mahendra (12) alamat : Kasumpureng, Siswa SMP Neg 2 Barebbo.

Pukul 12.05 Wita dua pelajar (siswa) SMP Negeri 2 Barebbo dibolehkan pulang setelah Camat Barebbo A. Muh. Ikbal .S. Stp datang ke Kantor SatpolPP selaku penjamin, Memberikan nasehat untuk tidak mengulangi lagi perbuatannya tersebut, dan berjanji akan merubah semua perilakunya yang buruk.

Sekitar pukul 12.30 Wita Mobil Patroli Satpol PP Bone dipimpin langsung Syahruddin Ahmad ( Kasi Pelatihan dan Mobilisasi) kembali melakukan patroli keliling dan kembali mendapatkan dua(2) anak sekolah (pelajar) dan satu remaja pengangguran di Jalan MH Thamrin kelurahan Cellu Kec. Tanete Riattang Timur yang melakukan aktifitas isap lem fox.

Adapun nama anak sekolah yang didapatkan :

– Nama : Khalik Ramadani (17) alamat : Cellu, Sekolah : Man 2 Neg Watampone,

– Nama : Muh. Rivaldi Bin Syamsul Rijal (15) alamat : Jln Pramuka,
Sekolah : Man 2 Negri Watampone

– Nama : Fito Saputra (18) alamat : Jln Sungai Asahan, Pekerjaan : Pengangguran.

Pukul 13.00 Wita semua anak sekolah dan satu anak pengangguran yang terjaring telah berikan pernyataan dan pembinaan oleh PPNS Satpol PP ( A. Saharifuddin Sh. M.si ) untuk tidak mengulangi perbuatannya.

Pukul 14.30 wita sebagian siswa diserahkan kepihak keluarga dan guru sekolah untuk dilakukan pembinaan lanjutan, semua kegiatan berakhir dengan aman tertib dan lancar.

(L5)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed