oleh

Wabup Jatim Tinjau KITI SMK KAL-1 di Festival Ekstrakulikuler 2020

SurabayaLintaslima.com Wakil Gubernur Jawa Timur Dr. H. Emil Elestianto Dardak, M.Sc didampingi Istirinya Arumi Bachsin secara resmi membuka Festival Ekstrakurikuler dan Pameran Pendidikan 2020 SMA-SMK se- Kota Surabaya di JX International Surabaya,(14/2),

Sesaat setelah membuka orang nomor dua di Jawa Timur ini melaksanakan peninjauan Stand Sekolah Menengah Kejuruan Khusus Angkatn Laut ( SMK KAL-1) Surabaya yang berhasil meluncurkan beberapa Karya Inovasi Teknologi Institusi (KITI) yang baru saja dirancang dalam beberapa minggu sebelum pelaksanaan Feskul 2020, inovasi siswa yang di motori oleh Kepala Sekolah SMK KAL-1 Letkol Laut (KH) Drs. Ambar Kristiyanto, M.Si menjadikan karya yang terbaru dan diperkenalkan kepada masyarakat kota Surabaya.

banner 120x600

Kali ini SMK KAL-1 yang berdomisili di daerah Basis TNI AL Kodiklatal ( Komando Doktrin Pembinaan dan Pendidikan Angkatan Laut) Morokrembangan ini sengaja menampilkan Quad Copter pendeteksi kondisi udara, Kapal pendeteksi kualitas air, Siakal sebagai pusat informasi akademik maupun administrasi , Tas haji ( Smart Bag Hajji) berisi kelengkapan peralatan haji, meliputi Power bank, usb charge, bluetooth komunikasi , alarm bluetooth, tas sandal portabel, gps, tempat minum 1 liter, penyimpanan paspor/ Alqur’an serta tempat snack , minum, sutroh dan sajadah.

Quad Copter satu hari menjelang pameran telah melaksanakan uji coba di area Tugu Pahlawan Surabaya, sedangkan kapal dilakukan uji di sungai Kalimas area Monumen Kapal Selam. Quad copter yang dilengkapi dengan sensor kualitas udara merupakan perpaduan perangkat keras dan lunak, di mana perangkat hardware terdiri atas alat pendeteksi kondisi udara dan mikrokontroller. Sedangkan software dibuat dalam bentuk aplikasi yang dapat dioperasikan pada perangkat komputer.

Cara kerja alat ini, perangkat keras pendeteksi kondisi udara yang memiliki lima macam sensor dipasang pada drone untuk memeriksa kualitas udaranya. Selanjutnya, alat tersebut akan berperan sebagai pendeteksi kulitas udara yaitu kadar asap, karbon monoksida, oksigen, kelembapan udara dan suhu udara. Input data hasil deteksi tersebut kemudian disimpan di sd card dan dianalisis pada mikrokontroller dan hasilnya dapat di baca di web goegle earth.

Selanjutnya SMK KAL-1 juga memperkenalkan kapal pendektsi kualitas air : yang berfungsi sebagai parameter kekeruhan air dideteksi dengan sensor Turbidity SEN0189 yang memanfaatkan transimisi cahaya dan hamburan partikel, nilai keasaman dan basa air diukur menggunakan sensor PH dengan batas pengukuran 0 – 14 PH, nilai suhu air diukur menggunakan sensor DS18B20. Prameter-parameter air yang dikelolah oleh setiap sensor akan diproses melalui mikrokontroler IC ATmega328p dengan basis pemprograman menggunakan Arduino IDE, untuk menghubungkan mikrokontroler dengan smartphone Android, maka modul bluetooth dipasang pada mikrokontroler.

Aplikasi android yang digunakan untuk menampilkan data dari alat ukur kekeruhan, keasaman, dan suhu air ke smartphone dibuat di App Inventor. Ada tiga sensor yang dipasang pada kapal yaitu : Sensor temperatur , Sensor saltinitas dan Sensor turbinity.

Ke empat KITI ( Karya Inovasi Teknologi Institusi ) Smart Bag Hajji , Siakal, Quad Copter dan Kapal Pendeteksi kwalitas air adalah merupakan program kerja 100 hari pertama Kepala Sekolah SMK KAL-1, disamping itu masih ada bebrapa program lanjutan yang juga telah berhasil di selesaikan , diartaranya : Dongkrak elektrik , Dongkrak manual , ECar, E Motorcycle, smart door lock, printer 3D dan Soccer robot. Tidak ketinggalan Produk UKS Kunir Asem, Jahe Instan, Temulawak Instan, Jeruk Kemanggi dan Beras Kencur yang juga berhasil dikembangkan bahkan siap di jual belikan.

Pada kesempatan berkunjung di stand SMK KAL-1, Wagub Jatim bersama istri menerima cindera mata dari Kepala Sekolah berupa scrop buatan siswa SMK KAL-1 serta produk UKS berupa minunan dari bahan tanaman toga.

Menurut Koordinator Pameran Hadi Sukiyatno, S.Pd., M.M yang kesehatriannya selaku kepala Sekolah SMA Hang Tuah 1 , menyatakan bahwa pameran kali ini di ikuti oleh 75 SMA, 101 SMK, 6 dari Dunia Usaha serta 16 stand kuliner

Published : Erizal.

Sumber : YHT/dar.

Editor : Suardi

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed