oleh

Personil Polres Jeneponto dan Polsek Binamu Datangi Rumah Korban Yang Mati Tenggelam

Jeneponto – Lintaslima.com Personil Polres Jeneponto bersama Personil Polsek Binamu datangi Rumah Korban Tenggelam di Dusun Pa’bentengan Desa Kayu Loe Barat Kec. Turatea Kab. Jeneponto, Selasa 19 Mei 2020 sekitar 15.30 Wita.

Kasub. Humas Polres Jeneponto, AKP Syahrul, SH memaparkan bahwa Selasa 19 Mei 2020, sekitar pukul 15.30 wita, di Dusun Pabentengan Desa. Kayuloe Barat Kec. Turatea Kab. Jeneponto, Personil Polsek Binamu bersama Piket Identifikasi Polres Jeneponto dipimpin Waka Polsek Binamu IPDA H. Munir Gawi datangi rumah korban yang tenggelam di sebuah Danau kecil yang terletak di Dusun Pabentengan Desa Kayuloe Barat Kec. Turatea Kab. Jeneponto dengan Identitas Korban bernama Nurhikmah Dg Jai Binti Kamaluddin Dg Sija berumur 7 tahun yang masih duduk di Bangku Kelas 2 Sekolah Dasar ( SD ) dan juga beralamat Dusun Pabentengan Desa. Kayuloe Barat Kec. Turatea Kab. Jeneponto, Ujar AKP Syahrul.

AKP Syahrul, SH juga menjelaskan terkait kronologis kejadian yakni
Selasa 19 Mei 2020 sekitar jam 11.00 Wita korban berangkat ke sebuah danau kecil di Dusun Pabentengan, Desa Kayuloe Barat Kec. Turatea Kab. Jeneponto bersama temanya yang bernama Nurlaeli, Nuraeni, Fahri, Musir Dan Nugi untuk berenang di danau kecil tersebut, Namun saat korban bersama ke lima temannya berenang korban langsung tenggelam sehingga rekannya menyampaikan kepada orang tua korban bahwa Nurhikmah Dg Jai tenggelam di Danau tersebut.

Mendengar musibah yang menimpa anaknya, Orang tua Korban dan Masyarakat datangi Danau yang menjadi tempat tenggelamnya korban untuk dilakukan pencarian, akan tetapi pada Jam 13.30 Wita korban di temukan Masyarakat setempat di danau tersebut dalam keadaan meninggal dunia.

Selanjutnya, mayat korban di bawah ke rumah duka di Dusun Pabentengan Desa Kayuloe Barat Kec. Turatea Kab. Jeneponto.

“Diduga Korban tenggelam disebabkan bermain saat mandi di sebuah danau kecil hingga korban tenggelam. Akan tetapi orang tua kandung korban tidak merasa keberatan dan Orang tua kandung korban menolak untuk di lakukan visum dan autopsi mayat tersebut. ” Ujar AKP Syahrul.

( Sapar ).*

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed