by

Ada Apa BPNT…??, Ketua Tikor Kabupaten Terus Menunda Rapat Bersama PENUS dan KPMI Sul-Sel

Sulsel – Lintaslima.com Ketua tim Koordinasi Kabupaten DR. Dr. H.M. Syafruddin, M.Kes. yang menaungi Bansos Pangan (BPNT) di Kab. Jeneponto dan saat ini menjabat sebagai sekretaris daerah di Kab. Jeneponto, beliau sebelumnya telah bertemu dengan ketua LBS-PENUS dan KPMI setelah kedua lembaga tersebut melakukan unjuk rasa di halaman kantor Dinas Sosial Kab. Jeneponto.

Pada pertemuan tersebut membahas beberapa hal terkait aspirasi yang di sampaikan perwakilan lembaga dalam hal ini sistem penyaluran BPNT, tugas dan fungsi E-Warong, Kualitas beras premium, telur, dan larangan penjualan makanan berkaleng, serta keseimbangan harga dengan 3 jenis komuditas yang di paketkan.

Ketua LBS PENUS Karsil mengungkapkam, hal tersebut menjadi inti dari pembahasan pada pertemuan kami di kediaman beliau, dan beliau berjanji akan menjadwalkan pertemuan oleh semua Steckolder pelaksana BPNT, dan beliau pun akan menghadirkan pihak dari KSU Reski Mandiri Pratama sebagai suplayer, pihak Dinsos, mantan Kadinsos dan pihak BRI KCU Jeneponto, jadwal pertama yaitu tanggal 29 juli 2020, namun di tunda oleh beliau, dan di jadwalkan lagi oleh beliau pada tanggal 6 agustus dan beliau pun menundanya lewat pesan watshap dan akan menjadwalkannya kembali pada tanggal 13 agustus 2020, ujar Karsil, Ketua LBS PENUS.

“penundaan terus di lakukan oleh beliau, padahal niat kami baik, tidak ingin indikasi ini terus menjadi bola liar, sebab kami betul-betul hanya ingin memperjelas regulasi penyaluran BPNT, artinya pihak yang bisa memberikan pejelasan mengenai sistem penyaluran tersebut yang kami butuhkan, sehingga indikasi kami tidak berbau fitnah sebab kami hanyalah menyampaikan aspirasi bukan untuk mencari masalah pribadi,” tegas Karsil.

Sementara KPMI-SUL-SEL juga memberikan tanggapannya terkait penundaan tersebut melalui via telfon, Agung Indar Jaya menyampaikan bahwa penundaan ini kami sedikit beranggapan bahwa dengan sendiri beliau merangsang pikiran kami untuk berfikir adanya indikasi kesengajaan dalam penundaan ini, mungkin saja beliau akan terseret namanya jika indikasi kami terbukti, sehingga beliau terus melakukan rapat koordinasi dengan pendamping di lapangan dan terus menunda rapat bersama dengan lembaga.

Namun kami terus optimis bahwa siapapun pihak yang dengan sengaja melakukan penyerapan dana KPM maka cepat atau lambat pasti terbongkar, walaupun caranya sedinimalis mungkin,kami dari kelembagaan hanya mencari kebenaran, bukan menfitnah apalagi menganggap diri kami paling benar, Ujar Tenreng Ketua KPMI

Kembali di tekankan oleh Korlap Koalisi Pemuda Turatea bahwa jika anda tak melakukan apa yang menjadi indikasi kami, maka hadirlah di hadapan kami dan sampaikan kepada kami kebenaranya.
Kami akan legowo jika kalian sudah menjalankan program BPNT di Kab. Jeneponto dengan benar, tidak ada yang susah kok. Ujar Andy Lorlap gerakan.

(**)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *