oleh

Manfaatkan Lokasi Parkiran Kendaraan Dinas, Batalyon A Pelopor Siapkan Fasilitas Belajar Daring

Makassar – Lintaslima.com Dimasa pandemi Covid-19 yang belum berakhir ini masih masih banyak sekolah yang menerapkan belajar dari rumah atau daring agar kegiatan belajar mengajar tetap berjalan, namun ada juga anak-anak yang belum memiliki fasilitas seperti Wifi dan Handphone karena kondisi ekonomi.

Sebagai bentuk pengabdian Brimob untuk anak Indonesia anggota Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Sulsel berinovasi melaksanakan program “Brimob Ramah Anak Indonesia (BRAIN) “, yang dicetuskan oleh Dankorbrimob Polri Irjen Pol Anang Revandoko.

Dengan memanfaatkan Garasi Kendaraan Dinas Batalyon A Pelopor, Para anggota menyulap garasi tersebut menjadi ruang belajar dalam jaringan ( Daring ).

Saat ditemui diruang belajar Mako Kompi 2 Pelopor Danyon A Pelopor AKBP Darminto menyampaikan “Program ini sebagai bentuk pengabdian dan bhakti brimob kepada masyarakat dan dukungan kepada pemerintah sebagai tanggung jawab kita bersama untuk mencerdaskan anak bangsa” . Pungkas Darminto.

Darminto menjelaskan menjelaskan “dengan adanya ruang pembelajaran yang berupa program BRAIN, semoga para pelajar yang ada disekitaran Mako Satbrimob Polda Sulsel tidak lagi menghadapi berbagai kendala dalam mengerjakan tugas-tugas sekolah” ujar Darminto.

“Melalui program inovasi BRAIN dan bhakti brimob untuk masyarakat, diharapkan dapat membantu anak-anak dan para orang tua yang kesulitan dalam menyediakan fasilitas seperti jaringan internet, smartphone dan laptop untuk menjalani proses pembelajaran secara online,” Tutup Darminto.

Secara terpisah Dansat Brimob Polda Sulsel Kombes Pol Muhammad Anis menerangkan “Perlu kita ketahui bersama akibat dari Pandemi Covid-19 yang berkepanjangan sekarang ini berdampak besar terhadap disegala aspek kehidupan diantaranya aspek perekonomian, dan pendidikan. Maka dari itu Satuan Brimob Polda Sulsel ikut bertanggungjawab untuk mencerdaskan Anak Bangsa dengan memanfaatkan sarana yang dimiliki untuk membantu anak anak yang orang tuanya kurang mampu untuk mengikuti proses belajar mengajar dengan sistem Daring ( Dalam Jaringan) di Mako Batalyon, Kompi yang ada di Jajaran Sat brimob Polda Sulsel.

“Semoga dengan adanya Program BRAIN ini (Brimob Ramah Anak Indonesia) dapat membantu dan mengurangi beban yang dirasakan oleh anak-anak kita khususnya masalah Program Belajar Dalam jaringan ( Daring ) ,dapat teratasi tutup Muhammad Anis.

(**)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed