oleh

Sambut Tahun Baru Islam, Dialog Intelektual Sekda Jeneponto Bertajuk: “Merdeka Dalam Keterbatasan”.

Jeneponto – Lintaslima.com Pada Rabu Malam (19/08/2020) di Pelataran Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah Jeneponto digelar Rihlah Kebangsaan dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1442 H/2020 M.

Hajatan yang dibalut dalam kemasan Debat Intelektual secara live streaming digagas oleh Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) secara kolaboratif empat Organisasi Otonom (ORTOM) Muhammadiyah, yaitu: Pemuda Muhammadiyah, Nasyiatul Aisyiyah, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) dan Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) plus jajaran Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC) dan jajaran Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shodaqah Muhammadiyah (LazisMU) Jeneponto.

Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Turatea Jeneponto, H. Syuaib Sewang sebagai keynote speaker mendaulat Tokoh Birokrasi, Sekretaris Daerah (Sekda) Kab. Jeneponto Dr. dr. H. Syafruddin Nurdin, M.Kes yang didampingi Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga (DISPORA) H. Nur Alim Basir, SE., MA., untuk membedah Hajatan Intelektual Rihlah Kebangsaan yang bertajuk “Merdeka dalam Keterbatasan”.

Dalam pemaparan yang cukup tenang dengan retorika sederhana namun sistematis, Sekda Jeneponto mengatakan:
“Dalam menggerakkan Birokrasi Pemerintahan melalui Spirit Kompetensi dan Integritas Moral menuju Peradaban Birokrasi Sesungguhnya adalah merupakan Konsep Hidup Muhammadiyah” kata Dr. dr. H. Syafruddin Nurdin, M.Kes yang disambut dengan standing applaus dari hadirin.

Para peserta selain banyak menyorot kondisi kekinian kebangsaan Indonesia saat ini dengan hadirnya Pandemi Covid-19 dan kecenderungan gangguan ideogi bangsa, juga sebagian peserta tertarik mereview kondisi Amal Usaha Muhammadiyah, salah satunya adalah kondisi fisik bangunan Pusat Dakwah Muhammadiyah (PUSDAM) yang masih terus mengalami pembenahan.

( Sapar ).*

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed