oleh

Akibat Jalan Berlubang, Seorang Anggota TNI Laka Tunggal di Depan Pasar Karisa Jeneponto

Jeneponto – Lintaslima.com Seorang Anggota TNI Kesatuan Rindam 14 Hasanuddin mengalami Kecelakaan Tunggal sehingga korban mengalami luka di sekujur tubuhnya. Kecelakaan Tunggal tersebut terjadi di Jl. Pahlawan depan Pasar Karisa Kel. Empoang, Kec. Binamu, Kab. Jeneponto, Minggu, 23 Agustus 2020 sekitar pukul 05.30 Wita.

Kasubbag Humas Polres Jeneponto, AKP Syahrul, SH menjelaskan bahwa Kendaraan yang terlibat dalam Kecelakaan adalah sebuah Sepeda Motor Merk Yamaha Vega Warna Hitam yang bernomor Pol. DD 3470 CI dengan Identitas Pengendara bernama Letda Inf. Jufri Bin Basinong yang berumur 43 tahun dan berstatus sebagai seorang Anggota TNI yang berkesatuan Rindam 14 Hasanuddin dan beralamat Askol Kel. Pallantikang Kec. Bantaeng Kab. Bantaeng dan juga memiliki Sim dan STNK.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka terbuka pada dahi sebelah kanan, luka terbuka pada kelopak mata kanan, luka lecet pada bibir sebelah kanan, luka lecet pada hidung dan luka lecet pada lutut sebelah kanan dan kini di rawat di RSU Lanto Dg Pasewang Kab. Jeneponto.

Kejadian Laka Tunggal tersebut disaksikan Surahmin yang berumur 43 tahun dan bekerja sebagai Anggota TNI yang beralamat di Askol Kel. Pallantinkang Kec. Bantaeng Kab. Bantaeng dan Irfan Bin Sineng yang berumur 40 tahun dan bekerja sebagai PNS beserta beralamat di Balang Baru Desa Balang Baru Kec. Tarowang Kab. Jeneponto. ” Jelas AKP Syahrul.

AKP Syahrul juga menambahkan terkait Kronologis kejadiannya yakni Sebuah Sepeda Motor merk Yamaha Vega Warna Hitam yang bernomor Pol. DD 3470 CI yang dikemudikan Letda Inf. Jufri Bin Basinong bergerak dari arah Timur ke Barat atau arah Bantaeng ke Makassar, namun setiba di TKP tiba tiba menginjak jalanan rusak atau berlubang sehingga tidak dapat mengendalikan kendaraannya dan akhirnya terjatuh atau Of Control dan mengalami kecelakaan lalu lintas. Akibat kecelakaan tersebut membuat Motor Merk Yamaha Vega No. Pol. DD 3470 CI mengalami kerusakan pada stand stir sebelah kiri bengkok kedalam dengan kerugian Material diperkirakan Rp. 300.000 ( Tiga Ratus Ribu Rupiah ). ” Tutup AKP Syahrul.

( Sapar ).*

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed