by

FWBK Tahap VI di Selenggarakan di Desa Sarjo Kabupaten Pasangkayu

Pasangkayu – Lintaslima.com Forum Warga Berbasis Keluarga (FWBK) kali ini diselenggarakan di Desa Sarjo, Kecamatan Sarjo, Kabupaten Pasangkayu, FWBK telah masuk pada tahap VI.

Program FWBK sebagai bentuk sosialisasi dan pendidikan pemilih pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 9 desember 2020 mendatang.

Camat Sarjo, Metty Niawaty dalam sambutannya mengatakan, kita tahu bahwa Aparatur Sipil Negara (ASN) harus menjalankan netralitas demi terciptanya Pilkada damai, dan termasuk perangkat desa tetap menjaga netralitas tersebut.

“Adanya kegiatan FWBK ini sangat bagus dalam membuka wawasan kita khususnya itu para ASN, pemerintah Desa dan masyarakat Sarjo pada umumnya, apalagi potensi pidana pemilihan bisa saja kita langgar, baik itu secara langsung maupun tidak langsung,”ungkapnya.

Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemili, Partisipasi Masyarakat dan SDM, Heriyansah mengatakan, kami dari KPU Pasangkayu berharap kepada masyarakat pemilih kiranya terus berpartisipasi aktif dalam mewujudkan Pilkada yang berkwalitas, aman dan damai.

“Kita berharap kiranya warga menjadi corong informasi bagi warga lain dalam menyebarkan informasi Pilkada yang telah diperoleh dan di pahami hari ini,”pintanya kamis 3/9/2020.

Koordinator Divisi Perencanaan, Data dan Informasi, Syahrudin menambahkan, sudah jelas dalam aturan bahwa ASN dan pemerintah Desa dilarang berpihak ke salah satu pasangan calon bupati dan wakil bupati, apalagi mengadakan kegiatan ajakan, himbauan serta memberi barang kepada masyarakat untuk berpihak.

“Sedangkan syarat untuk menjadi pemilih harus terdaftar dalam daftar pemilih, sementara syarat untuk terdaftar dalam daftar pemilih antara lain Warwa Negara Indonesia (WNI), sudah berusia 17 tahun dan sudah memiliki KTP-el, sudah menikah, tidak dicabut hak pilihnya berdasarkan putusan pengadilan dan bukan anggota TNI/Polri,”jelasnya. (Roy Mustari)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *