oleh

Rp 740 Juta Lebih Santunan Kematian Jamsostek Diserahkan Bupati Soppeng Kepada Ahli Waris

-Nasional-122 views

Soppeng – Bupati Soppeng kembali menyerahkan santunan kematian Jamsostek kepada 14 orang ahli waris pada upacara Hari Kesadaran Nasional yang dilaksanakan di halaman Kantor Bupati Soppeng (17/09/2020). Total nilai santunan Jaminan kematian yang diberikan lebih dari Rp 740 juta. Upacara yang dihadiri oleh Forkopimda, pimpinan SKPD, Camat, Kepala Desa, Lurah, dan perwakilan unit kerja di lingkup Pemda Soppeng tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Kepala Dinas PMPTSPNAKERTRANS Soppeng, Andi Dhamrah mengatakan bahwa penyerahan ini merupakan bentuk edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat terkait program Jamsostek. Berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 44 Tahun 2015, santunan Jaminan Kematian diberikan kepada ahli waris ketika peserta meninggal dunia bukan akibat kecelakaan kerja dan melalui Peraturan Pemerintah No. 82 Tahun 2019, Pemerintah meningkatkan besaran santunan Jaminan Kematian dari Rp 24 Juta menjadi Rp 42 Juta, jelasnya.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Soppeng, Luky Julianto, menambahkan bahwa Program Jamsostek dibutuhkan setiap pekerja untuk memberikan kepastian perlindungan dari risiko-risiko yang dapat menurunkan tingkat kesejahteraan pekerja dan keluarganya. Risiko-risiko ini hendaknya dimitigasi dengan menjadi peserta program Jamsostek. Timbulnya biaya pengobatan dan perawatan yang tinggi akibat kecelakaan kerja tidak akan berpotensi menurunkan tingkat kesejahteraan pekerja dan keluarga, karena peserta mendapatkan kepastian pertanggungan biaya pengobatan perawatan dengan standar kelas I Rumah Sakit Pemerintah tanpa batasan biaya sampai sembuh, dan manfaat-manfaat program lainnya.

Luky menjelaskan bahwa pada masa pandemi Covid 19 ini, Pemerintah kembali membuktikan kepeduliannya kepada pekerja melalui program relaksasi iuran Jamsostek yang berlaku mulai Agustus 2020 hingga Januari 2021 dengan menerbitkan Peraturan Pemerintah No. 49 Tahun 2020. Relaksasi ini merupakan diskon iuran sebesar 99% untuk program Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian serta penundaan pembayaran iuran untuk program Jaminan Pensiun.

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed