oleh

Digugat Cerai, Seorang Pria di Makassar Parangi Istri dan Kedua Mertuanya

MAKASSAR – LINTASLIMA.COM Pada hari Jum’at tgl. 23 Oktober 2020 pkl. 12.25 WITA Warga Jln.Barawaja Raya samping Tol Reformasi RW 08 RT 03 Kel. Karuwisi Utara Kec. Panakkukang Kota Makassar digegerkan adanya peristiwa penganiayaan dengan senjata tajam.

Adalah Saparuddin DG. Lewa dengan tega menganiaya istri ( Selvi, 30 ) dan kedua mertuanya Alimuddin (62) dan Salmah (60), Menurut keterangan saksi sdri. Hj. Marlina 40 tahun pekerjaan Ketua RT 03 RW 08 Kel. Karuwisis Utara, Kota Makassar
Diduga motif pelaku tega menganiaya korbannya di karenakan kecemburuan.

Pelaku cemburu karena selama di tahan di lembaga Pemasyarakan Gunung Sari dengan kasus pembunuhan di Jene’ponto, korban Selvi pernah meminta cerai terhadap pelaku dan tidak pernah menjenguk pelaku, Sehingga setelah pelaku bebas dari tahanan sekitar satu bulan yang lalu pelaku mencurigai kalau istrinya sdri. Selvi menjalin hubungan asmarah dengan laki2 lain sehingga pelaku mencoba menghabisi nyawa sdri Selvi yang tak lain adalah istrinya sendiri.

Untuk menjalankan niatnya Pelakupun mendatangi rumah korban , setibanya di rumah korban pelaku langsung menemui korban dan menebas di bagian lengan kiri serta kepala, perut, paha dan badan korban.

Sementara itu mengetahui anaknya dianiaya Sdr. Alimuddin mencoba menolong sdri. Selvi namun pelaku juga langsung menebas sdr. Alimuddin di bagian lengan kiri kanan serta jari kiri.

Menyadari kalau anak dan suaminya dalam bahaya Salmah keluar dari kamar dan lari keluar rumah meminta pertolongan warga sekitar, namun pelaku mengejar dan menebas bagian lengan tangan kiri kanaan sehingga yang mengakibatkan luka seruis.

Usai menjalankan aksinya pelaku langsung meninggalkan tempat sebelum petugas tiba, sementara ketiga Korban di larikan ke rumah sakit Ibnu Sina jl. Urip Sumoharjo oleh warga dengan memakai mobil Daihatzu xenia warna merah dengan Nopol DD 1574 RW milik sdri. Hj. Marlina.

Kasus tersebut dalam penanganan Polsek 09 Panakkukang.

Hendra/Udk.

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed