oleh

Sulsel Berdaya Lewat Seni Tradisi Dimasa Pandemi

Makassar – Lintaslima.com Dinas Komunikasi Dan Informasi Kota Makassar menggelar pertunjukan virtual dan kesenian tradisional, dengan tagline Ammenteng Siama’ Bangkit Bersatu. Adapun tema kegiatan ini yaitu ‘Sulsel Berdaya Lewat Seni Tradisi Dimasa Pandemi, di Aston Makassar Hotel & Convention Center, Kamis, (19/11/2010).

Kepala Dinas Kominfo Kota Makassar, Dr. Ismail Hajiali.,SE.,M.si, mengungkapkan, Salah satu kegiatan yang akan dilaksanakan adalah seri Pertunjukan Virtual Kesenian Tradisional, dimana melalui kanal ini, komunikasi bisa disampaikan kepada sasaran tertentu, untuk memberikan informasi yang berguna bagi masyarakat disertai dengan pemahaman yang baik bagi pesertanya.

“Sesuai dengan strategi komunikasi besar, Pertunjukan Virtual Kesenian Tradisional akan diadakan dengan sasaran komunitas-komunitas kesenian dari berbagai daerah”, tegas Ismail Hajiali.

Untuk mencapai sasaran secara massive dan efektif, Pertunjukan Virtual Kesenian Tradisional akan diadakan sebanyak 34 kali setiap bulannya, yang akan diatur penyebarannya dan pembagiannya kedalam beberapa komunitas atau daerah supaya perluasan pesan lebih menyeluruh.

saya ingin mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini. Pesan Pertunjukan Virtual Kesenian Tradisional menggunakan pesan persatuan dari Sabang sampai Marauke, sebagai bangsa yang kuat sejak dahulu kala, tahan banting dan memiliki semangat gotong royong.

Selanjutnya, mari kita bergerak bersama mewujudkan kesehatan pulih ekonomi bangkit. Tujuh bulan sudah kita bersama sama menghadapi pandemic ini. Wabah ini jangan diremehkan, ini realita tapi jangan membuat kita pesimistis, ujar Kadis Kominfo Kota Makassar.

Tekad kita baja, semangat kita membara, saatnya kita bajak rasa sulit ini, guna melakukan perubahan besar bagi diri sendiri, dan untuk negeri. Mari kita tegakkan disiplin pakai masker, cuci tangan, dan jaga jarak.

Semoga apa yang kita lakukan hari ini, dapat memberikan nilai manfaat kepada kita semua, dan bernilai ibadah di sisi Allah SWT, tutup Ismail Hajiali.

Pewarta : Muhammad Haidar Sudarman
Uploader : Suardi Zainuddin

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed