oleh

Kebut Program, DISPORA Jeneponto Catatkan Rekor Pertama Turnamen Galah Asin Setelah Workshop Kepelatihan

Jeneponto – Lintaslima.com Dinas Kepemudaan dan Olah Raga (DISPORA) Kabupaten Jeneponto Sulawesi Selatan memaksilkan potensi sumber daya yang dimiliki. Kamis (03/12/2020) di Gedung Pemuda dan Olah Raga Jeneponto DISPORA sukses mencatatkan rekor pertama Turnamen Galah Asing setelah sebelumnya menyusun pemetaan secara komprehensif persoalan seputar kepelatihan, merekonstruksi atlit berprestasi dan menghadirkan gagasan olah raga tradisional yang layak turnamen di era Pandemi Covid-19 melalui Workshop Pelatihan Pelatih Bersertifikat di Aula Kantor DISPORA (Rabu/02/12/2020).

Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) di Bidang Pembudayaan Olah Raga menandaskan
“Pembinaan dan Pemasyarakatan Olah Raga yang dilakukan DISPORA saat ini melaui Turnamen Galah Asin adalah dalam rangka menjemput harapan masyarakat agar di era Pandemi Covid-19 tetap dapat berolah raga dengan olah raga tradisional yang menghibur dan membahagiakan”, ujar PPTK Lerry Mayang bersama Syamsuar Rapi’.

Kegiatan dengan skala terbatas ini, DISPORA menggandeng simpul-simpul pemuda/remaja melalui kerjasama kegiatan dengan Dewan Pengurus Kecamatan Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (DPK BKPRMI) Kecamatan Tamalatea. Mereka mengutus simpul-simpul Remaja Masjid tersebar di setiap desa/kelurahan dalam wilayah Kecamatan Tamalatea yang baru dilantik beberapa waktu lalu.

Mereka hadir dalam Turnamen Galah Asin sekaligus menjadi saksi sejarah pertama kali digelar Turnamen Olah Raga Tradisional Galah Asin oleh DISPORA yang diadaptasi dari Kearifan Lokal.
“Kami yakin, pemasyarakatan olah raga tradisional ini, selain menjadi upaya melestarikan budaya, juga merupakan terobosan kreatif sebagai salah satu solusi alternatif pandemi Covid-19. Kami juga sangat senang menyaksikan para suporter melepas suara riuh teriakan-teriakan membahana menyemangati peserta, merekapun benar-benar larut menikmati jalannya turnamen hingga menjemput petang”, terang Suardi A. Kahar, S. Ag Kepala Bidang Pembudayaan Olah Raga.

Senada dengan itu, Kepala DISPORA, H. Nur Alim, SE., MA. menyampaikan, ke depan semoga kegiatan olah raga rekreatif seperti ini dapat dilaksanakan dengan skala yang lebih besar lagi dengan menghadirkan peserta utusan semua desa/kelurahan di setiap kecamatan se-Kabupaten Jeneponto dengan dukungan pendanaan yang memadai.

Sepanjang turnamen, menggema yel-yel “Restorasi Budaya… Olah Raga Tradisonal Keren… Galah Asin Luar Biasa…”. Sebagai reward kepada peserta juara, PPTK menyediakan Piala Tetap Juara I, II, dan III dengan Uang Tunai jutaan rupiah kepada pemenang Juara I, II, III dan IV.

Mewakili peserta, ucapan syukur dan terima kasih disampaikan Ketua Umum DPK BKPRMI Kecamatan Tamalatea.
“Terima kasih DISPORA. Terima kasih Bapak Kepala Dinas, Kepala Bidang dan PPTK terbaik telah memberikan wadah silaturahim kepada Kami melalui Turnamen Olah Raga Tradisional Galah Asin. Semoga pada kegiatan berikutnya Kami dapat berpartisipasi kembali”, Harap Ust. Muhammad Syahrir.

( Sapar ).*

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed