oleh

Juliari P Batubara Susul Edhy Prabowo Ditangkap KPK

JAKARTA – LINTASLIMA.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi telah menetapkan Menteri Sosial Juliari Peter Batubara sebagai tersangka penerima suap pengadaan Bantuan Sosial (Bansos), yang berupa sembako untuk penanggulangan Covid-19 di Jabodetabek, ia ditenggarai menerima ‘bagian’ sebesar 17 miliar dari Bansos tersebut, Ahad, (06/12/2020).

Setidaknya, KPK berhasil menetapkan dua Menteri Jokowi dalam rentan waktu 11 hari, karena sebelumnya Menteri Kelautan Dan Perikanan Edhy Prabowo telah lebih dulu di ‘cokok’ KPK dalam kasus penerima suap sebesar 10,2 miliar dan 100 Ribu Dollar Amerika terkait Perizinan Ekspor Benih Lobster.

Ketgam : Mensos Juliari Peter Batubara Saat Menyerahkan Diri Di KPK, Ahad, (06/12/2020), Dini Hari Tadi.

Edhy Prabowo menerima suap tersebut dari Suharjito, agar PT. Dua Putra Perkasa Pratama mendapatkan izin sebagai eksportir benih lobster, sebagian uang hasil suap itu telah di gunakan Edhy dan istrinya Iis Rosyati Dewi untuk belanja barang mewah di Honolulu, Hawaii, Amerika Serikat pada medio 21-23 November 2020 lalu.

Sekitar Rp. 750 juta, ia gunakan untuk membeli jam tangan Rolex, tas Tumi dan Louis Vuitton serta baju Old Navy, saat ini Edhy Prabowo telah di tahan dan sedang menjalani proses hukum dari KPK.

Dalam kasus dugaan suap pengadaan Bansos Penanganan Covid-19 ini, KPK telah menetapkan lima orang tersangka, mereka adalah Juliari Peter Batubara, Matheus Joko Santoso, AW, Ardian I M (AIM), dan Harry Sidabuke (HS).

Penulis : M. Haidar Sudarman
Uploader : Ansar Zainuddin

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed