oleh

Tunaikan Amanah Konstitusi, DISPORA Jeneponto Kumpulkan para Penyandang Disabilitas di GOR Berikut Agendanya

-RAGAM-183 views



Jeneponto – Lintaslima.com Dinas Pemuda dan Olah Raga (DISPORA) Kabupaten Jeneponto pada Rabu (09/12/2020) menghimpun Kalangan Disabilitas (cacat fisik) di Gedung Olah Raga (GOR) melalui Peringatan Hari Disabilitas Internasional dengan serangkaian agenda silaturahim mengiringi kegiatan tersebut.

Suasana keakraban penuh kekeluargaanpun terlihat antara peserta penyandang disabilitas dengan para pejabat struktural, Staf dan Para Karyawan DISPORA.



Sejatinya, Hari Disabilitas Internasional diperingati setiap tanggal 3 Desember, namun karena DISPORA mempersiapkan kejutan spesial dengan menggelar Turnamen Bulu Tangkis Olah Raga Layanan Khusus Disabilitas dan menyediakan reward dana tunai jutaan rupiah kepada mereka yang beruntung tampil sebagai juara. Turnamen ini diikuti puluhan tim ganda campuran yang dihadirkan oleh pengurus Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kabupaten Jeneponto setelah melakukan konsolidasi pengurus dan Musyawarah Kerja pada Hari Disabilitas Internasional tanggal 3 Desember 2020 lalu.

“Saya sangat berterima kasih. Rupanya DISPORA cukup responsif dengan keberadaan Kami. Bukan sekedar bersilaturahim biasa. Tetapi sekaligus mewadahi Kami dengan Olah Raga Layanan Khusus Disabilitas melalui Turnamen Bulu Tangkis Ganda Campuran. Serunya dapat, silaturahimnya dapat, hadiah jutaannya juga dapat. Salut!. DISPORA benar-benar inovatif. Mudah-mudahan ke depan olah raga seperti ini dapat dikembangkan di setiap desa/kelurahan dan kecamatan. Difasilitasi DISPORA, bekerjasama PPDI”, pungkas Ketua Umum PPDI Kabupaten Jeneponto, Hasrul Palinrungi yang disambut tepuk tangan meriah peserta.



Kepala DISPORA H. Nur Alim, SE., MA. yang hadir membuka acara menegaskan, ikhtiar kita tahun depan, kegiatan-kegiatan kantor berbasis minat masyarakat memang sudah dipersiapkan massif, anggarannya kita tambah, dilakukan di desa/kelurahan dan kecamatan agar tujuan mendekatkan dan menumbuhkan minat olah raga ke masyarakat lebih cepat tercapai. Terlebih olah raga layanan khusus dan olah raga tradisional diharapkan dapat menjadi salah satu solusi Pandemi Covid-19. Pernyataan ringkas itu disampaikan di hadapan para peserta sembari memuji kinerja tim Bidang Pembudayaan Olah Raga.

“Apa yang dilakukan DISPORA saat ini, selain sebagai wujud spirit inovasi, juga adalah menunaikan amanah konstitusi Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas. Di sinilah pemerintah hadir menyediakan wadah pengembangan bakat dan minat bagi warga yang mengalami keterbatasan fisik, intelektual dan mental. ” Ucap lugas Kepala Bidang Pembudayaan Olah Raga, Suardi A. Kahar, S.Ag dalam laporannya didampingi Syamsuar Rapi’ Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK).


( Sapar ).*

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed