oleh

Yayasan Hijau Lestari Indonesia Gelar Seminar Nasional Lingkungan Hidup

Makassar – LINTASLIMA.COM Yayasan Hijau Lestari Indonesia (YHLI), Celebes Corruption Watch (CCW), Lembaga Studi Kajian Pembangunan (Leskap), menggelar Seminar Nasional Lingkungan Hidup dengan mengangkat tema ‘Dampak Pertambangan Terhadap Lingkungan Hidup, Regulasi Dan Penegakan Hukum’, di Hotel Jolin Makassar, Rabu, (03/03/2021).

Pembina Leskap, Agunawan Asdda, mengungkapkan, dalam acara ini bahwa, problematika di daerah khususnya di beberapa kawasan sering terjadi tarik menarik antara pergerakan sektor industri dengan pengamanan wilayah lestari, contohnya hutan lindung.

Oleh karena itu, kita butuh sinergi. “Jadi industri tetap jalan (industri pertambangan, dan lain sebagainya), namun tidak melalaikan norma-norma untuk mempertahankan posisi kehidupan lingkungan yang ada saat ini, karena biar bagaimana pun itu juga merupakan suatu bahagian yang mendiami wilayah-wilayah tersebut”, tegas Agunawan.

Jadi, hutan harus kita jaga, dan perhatikan, begitu pun dengan limbah, karena inilah sebenarnya kerawanan yang terjadi di wilayah Sulawesi Selatan ini khususnya terkait kesehatan, karena akibat kelalaian kita dalam menjaga lingkungan hidup itu sendiri.

Oleh karena itu, baik pengelola tambang atau yang bergerak di bidang pertambangan agar supaya memahami betul aturan main yang harus dilakukan dengan tidak menafikkan keberadaan lingkungan yang harus kita jaga.

Hal ini juga telah kita suarakan dari timur ke pemerintah pusat agar mereka mendengar apa yang menjadi permasalahan di daerah-daerah. “Jadi pengelolaannya kita lakukan secara profesional dan terhormat, tanpa kita harus melakukan gerakan konfrontasi, sepanjang kita masih bisa melakukan pola diskusi forum semacam ini”, ujar Pembina Leskap ini.

Pemerintah harus menerapkan rambu-rambu dan pengusaha harus melewati rambu-rambu itu dan tetap bisa berproduksi, serta mari kita rawat lingkungan itu secara bersama-sama, makanya acara ini kami adakan secara nasional.

Sementara itu, Yhoka Mayapada selaku Ketua DPP Lantik menuturkan, mendesak pihak-pihak terkait agar tidak ada salah satu pihak pun yang membekingi usaha tambang ilegal, pihak yang berkompeten harus memfilter perusahaan-perusahaan yang layak dalam melakukan aktifitas pertambangan.

Penulis : M. Haidar Sudarman
Uploader : Rusli Jamal

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed