by

Intens Tangani Tuberkulosis, Lembaga Mitra Turatea Gagas MoU dengan Pemerintah Desa/Kelurahan di Kabupaten Jeneponto

Jeneponto. Lintas Lima. Com.
Lembaga Mitra Turatea Jeneponto Sulawesi Selatan menunjukkan komitmen moral secara serius dan massif dalam upaya Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tuberkulosis yang lazim disebut dengan istilah TBC.

“Untuk memaksimalkan gerakan penemuan kasus TBC berbasis komunitas, maka Lembaga Mitra Turatea membangun sinergi dengan semua stake holder lini lapangan”, terang Abdul Rachmad, S.KM., M.Kes Direktur Eksekutif Lembaga Mitra Turatea.

Salah satunya, sebagaimana diungkapkan Abdul Rachmad di Bontosunggu (Jum’at, 25/06/2021), bahwa akan menyasar Pemerintah Desa/Kelurahan se-Kabupaten Jeneponto untuk jangka waktu 3 (tiga) Tahun Program ke depan.

Sebanyak 82 Desa dan 31 Kelurahan dalam wilayah Kabupaten Jeneponto akan menjadi target lokus program. Di samping itu, koneksitas program TB ini akan membangun sinergitas dengan 11 Pemerintah Kecamatan dan 18 Puskesmas dalam wilayah Kabupaten Jeneponto. Kegiatan utama yang akan dilakukan secara terpadu adalah Sosialisasi Program, Investigasi Kontak, Penemuan Kasus Baru, Pengobatan serta Pendampingan Pasien hingga sembuh.

Yang menarik dari program semacam ini adalah tingginya respon masyarakat pelosok sebagaimana penuturan Bapak Hamsah Kepala Desa Bulusuka Kecamatan Bontoramba pada saat penandatanganan kontrak kerjasama (Memorandum of Understanding) di Bulusuka (Kamis, 24/06/2021).

“Sudah tujuh tahun saya menjadi Kepala Desa, baru kali ini ada Lembaga Swadaya Masyarakat yang punya kepedulian serius khususnya terkait penanganan dan penanggulangan TBC. Terima kasih Mitra Turatea”, testimoni haru ini disampaikan Hamsah Kepala Desa Bulusuka didampingi seluruh Kepala Dusun, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan Tokoh pemuda.

Direktur Rachmad menambahkan, selain Program Peduli Tuberkulosis, Mitra Turatea juga memberikan supporting dan pendampingan terkait Sadar Dini HIV/AIDS khususnya bagi kelompok remaja serta pencegahan dan penanggulangan Stunting bagi desa dan kelurahan yang menjadi Lokus Program Stunting Pemerintah Kabupaten Jeneponto.

Kegiatan ini akan dilakukan secara bertahap di 113 Desa dan Kelurahan hingga tahun 2024 nanti dengan disupport oleh Yayasan Masyarakat Peduli TB Sulawesi Selatan kolaborasi dengan Penabulu Foundation dan SPTI Indonesia.

( Sapar ).*

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *