by

Video Viral TKA Minum Miras di Jeneponto, Kasub. Humas Polres Jeneponto : Itu Hanya Hoaks.

Jeneponto. Lintas Lima. Com.
Beredar di media sosial vidio terkait dugaan pesta miras oleh TKA (Tenaga kerja asing) Cina disalah satu Cafe yang berada di Kab. Jeneponto.

Di dalam video tersebut memperlihatkan sekelompok pemuda yang sedang berorasi kemudian membubarkan dan menolak keberadaan sekelompok orang yang diduga TKA (Tenaga kerja asing) asal Cina sedang melakukan pesta miras di salah satu cafe yang berada di Kab. Jeneponto.

Kasub. Humas Polres Jeneponto, AKP Syahrul, SH menjelaskan Berdasarkan hasil penyelidikan telah diperoleh informasi bahwa video yang beredar tersebut merupakan video lama yang kejadiannya pada tanggal 21 Juli tahun 2017 yang lalu.

Vidio viral tersebut berdurasi 2 Menit 58 detik yang bernarasi ” Masjid kau jaga, senjata laras panjang seolah yg mau ke masjid kau anggap penjahat, TKA Cina mabuk-mabuk kau cengengesan, pribumi kau injak-injak TKA Cina Kau istimewakan.!!

PESTA MIRAS TKA CINA DIMASA PANDEMI.

Wajib diberi “PELAJARAN” para TKA pesta miras menjelang ibadah Jumat disalah satu cafe di Jeneponto, dibubarkan oleh para pemuda setempat.

Wahai para DKM lihatlah!! Kalian tutup masjid sehingga rakyat tidak melakukan sholat jumat, itu suatu kezaliman, apa bedanya kalian dengan mereka yang mengadakan pesta Miras, dikala kami harus ibadah ke masjid, tapi kalian larang dan tutup.masjid.? kemana wapres yang katanya Ulama’ itu? Apa dia sudah jadi mantan ulama”.?

Namun setelah dilakukan penelusuran fakta maka vidio tersebut bukan kejadian di masa pandemi, melainkan kejadian sejak tahun 2017 yang lalu, di cafe 88 Jalan Lingkar. Kel.Empoang Selatan Kec. Binamu Kab. Jeneponto sehingga konten tersebut dinyatakan Hoaks. ” Ujar AKP Syahrul.

Kasub. Humas Polres Jeneponto, AKP Syahrul, SH juga menjelaskan bahwa
sampai saat ini tidak pernah ada kejadian di Cafe Resto 88 Kab. Jeneponto tersebut sebagaimana dalam vidio, khususnya masa pandemi.

Kami menghimbau kepada seluruh masyarakat pengguna medsos (nitizen), agar cerdas dan bijak bermedsos dan menerima informasi, jangan meneruskan, share atau memposting konten-konten yang tidak jelas kebenarannya, apalagi konten yang bersifat provokasi yang dapat memecah belah NKRI. ” Jelas AKP Syahrul,

( Sapar ).*

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *