by

Selesaikan Perselisihan, Kapolsek Bangkala Laksanakan Restorative Justice

Jeneponto. Lintaslima. Com. Kapolsek Bangkala Laksanakan Restorative Justice dalam rangka mempertemukan warga yang berselisih. Penyelesaian perselisihan dilaksanakan di ruang Restorative Justice Mapolsek Bangkala Kecamatan Bangkala Kabupaten Jeneponto, Kamis 12 Januari 2023

Kapolsek Bangkala IPTU H.Sarro, S.Sos melaksanakan problem solving atau yang disebut dengan Restorasi Justice antara Samoddin dan Jamaluddin yang merupakan Kades Tombo – Tombolo.

Sebelum restorative justice yang dilakukan oleh Jajaran Kepolisian Sektor Bangkala dimana Jamaluddin pada hari Rabu 11 Januari 2023 sekitar jam 23.00 wita di Mapolsek Bangkala telah melakukan penganiayaan terhadap korban Samoddin dengan cara meninju wajah korban sebanyak sekali.

Bermula ketika kasus perkelahian terjadi di Kampung Borong Untia Desa Tombolo Kecamatan Bangkala pada Rabu 11 Januari 2023 sekitar pukul 22.00 wita antara Samoddin dan Yasir Dg Temba.

Pasca kejadian perkelahian tersebut Kades Tombo-Tombolo Jamaluddin memanggil keduanya untuk dipertemukan namun Samoddin tak kunjung datang hingga sekitar pukul 23.15 wita korban Samoddin mendatangi Mapolsek Bangkala untuk melaporkan kejadian penganiayaan atas dirinya tersebut yang dilakukan oleh Yasir Dg Temba.

Dan sekitar Jam 23.30 wita, Kades Tombo-Tombolo Jamaludin juga tiba di Mapolsek abangkala untuk menemui warganya yang bermasalah dengan tujuan untuk memediasi dan mencari jalan baiknya namun tiba-tiba sang Kades meninju wajah korban Samoddin sebanyak satu kali, sontak Personil Polsek Bangkala kaget dan segera menenangkan situasi.

“Setelah dimediasi keduanya sepakat menempuh penyelesaian secara kekeluargaan (damai) karena antara keduanya (Lel. Samoddin Dan Lel.Jamaluddin) masih dalam ikatan rumpun keluarga hingga kesepakatan damai adalah yang terbaik untuk menjaga tali silaturahmi mereka berdua dengan rumpun keluarga”, Ujar Kapolsek Bangkala

Kapolsek Bangkala Iptu H.Sarro, S.Sos juga menyampaikan restorative justice ditempuh untuk mencari solusi terbaik karena Restorative justice bertujuan untuk penyelesaian hukum guna menciptakan kesepakatan atas penyelesaian perkara pidana yang terjadi. ” Tutup IPTU H. Sarro.

( Sapar )*.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *