oleh

Meninggal Secara Mendadak di Rumah Kontrakan, Kapolsek Binamu Bersama Jajarannya Datangi TKP

Jeneponto. Lintaslima. Com. Lelaki asal Ngawi yang bekerja sebagai seorang buruh bangunan meninggal dunia secara mendadak di rumah kontrakan Pada hari Sabtu, 15 Juli 2023,sekitar pukul 23.00 wita.

Personel Polsek Binamu yang mendapatkan informasi dari masyarakat terkait salah seorang masyarakat pendatang yang berinisial ES umur 52 tahun dan berdomisili di Ngadirejo Desa Gadirejo Kab. Ngawi Jatim meninggal dunia secara tiba-tiba di rumah kontrakan yang berada di Lingkungan Bangkengtete Kel. Balang Toa Kec. Binamu Kab. Jeneponto. Kapolsek Binamu IPTU Blasius Basthion Soge,SH bersama jajarannya mendatangi tempat kejadian perkara yang maksud.

Dalam Kronologis Kejadiannya. Kapolsek Binamu IPTU Blasius Basthion Soge, SH menungkapkan
Pada hari Jumat, 07 Juli 2023 sekitar pukul 06.00 wita, korban ES bersama 4 orang temannya tiba di Jeneponto untuk bekerja sebagai pekerja buruh bangunan dalam pembangunan Rumah BTN yang terletak di Jl. Lingkar dan sudah 9 hari menetap atau mengontrak di rumah salah seorang warga yang bernama Ma’ja yang terletak di Lingkungan Bangkengtete Kel. Balang toa Kec. Binamu Kab. Jeneponto.

Namun pada hari Sabtu 15 Juli 2023, sekitar pukul 22.00 wita, korban ES yang sedang mengobrol di ruang tamu bersama temannya. Akan tetapi beberapa saat kemudian masuk ke dalam kamar untuk beristirahat sambil bermain Hanphone namun tiba-tiba korban ES kejang-kejang dan disaksikan oleh salah seorang temannya yang bernama Uus Haryansyah yang kebetulan berada di dalam kamar bersama. Uus yang melihat hal tersebut memanggil temannya yang berada diruang tamu sambil berusaha menyadarkan korban namun setelah diperiksa dan dicek kondisinya ES ternyata telah meninggal dunia. ” Ungkap Kapolsek Binamu.

Selain itu, Kapolsek Binamu juga mengungkapkan Korban ES setelah dilakukan pemeriksaan luar dan disaksikan oleh teman-teman korban bersama Pemerintah setempat, tidak ditemukan luka pada tubuh bagian luar korban. Sehingga salah seorang teman korban menghubungi pihak keluarga korban yang berada di Kab. Ngawi Provinsi Jawa Timur melalui Via Hanphone untuk menyampaikan perihal kematian korban ES sekaligus mempertanyakan apakah akan dilakukan Visum Mayat dan Autopsi mayat namun pihak keluarga menolak hal tersebut namun teman ES tetap membawa korban ke RSUD Lanto Dg. Pasewang untuk disimpan di kamar jenazah sambil menunggu pengurusan pemulangan korban ke kampung halamannya. ” Ujar Kapolsek Binamu IPTU BLASIUS BASTION SOGE, SH.

( Sapar ).*

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *