oleh

Konsumen Wom finance Makassar Kecewa, Angsuran Sudah Berjalan 16 Bulan Dan Baru Nunggak 2 Kali Motor nya Di Tarik



Lintaslima.com Makassar, Figurnews.com-Kembali lagi terulang penarikan motor seorang konsumen oleh debt collector di jalan Gatot Subroto di depan SMP Negri 22 Makassar.
Selasa 26/12/2023.

Motor Honda Vario tahun 2022 dengan nomor plat DD 4220 XAT pada saat ke jadian di pakai oleh anak konsumen ke Sekolah untuk mengambil rapor.

dari pengakuan anak sebut saja DL mengatakan debt collector
tersebut berjumlah empat orang

” Dia langsung bonceng saya pak pengakuannya untuk pulang kerumah ternyata langsung membawa saya ke kantor wom finance Makassar dan langsung suruh saya tanda tangan lalu menyimpan motor saja setelah itu dia suruh saya pulang dengan pakai Grab.


Selaku debitur mengatakan dc baru sekali datang kerumah melakukan kunjungan untuk foto sebagai dokumentasi. pembayaran yang terlambat di akui Eka lestari karena pada saat itu uang pembayaran tersebut di gunakan untuk keperluan mendesak.

Tunggakan selama 2 bulan dan telah berjalan 16 bulan dengan pembayaran 1.080.000
perbulannya sehingga total pembayaran sudah 17.280.000 yang terbayarkan di pembiayaan.

Eka lestari sangat kecewa dengan ada nya kejadian seperti ini, apa lagi tanpa sepengetahuan dan tanda tangan nya sebagai debitur motor langsung diambil.

“setidak nya debt collector tersebut datang kerumah
Biar bisa memperlihatkan Surat somasi dari Perusahaan Pembiayaan sebagai pemberi kuasa juga dapat memperlihat kan
tanda pengenal dan dapat menunjukan Sertifikat Profesi Pembiayaan Indonesia (SPPI) yang merupakan bagian sertifikasi dari APPI serta membawa fotokopi sertifikat jaminan fidusia diperoleh dari perusahaan pembiayaan.


” Saya sudah datang ke kantor untuk minta kebijakan membayar yang nunggak selama 2 bulan tapi katanya pihak dari whom finance Makassar harus di lunasi dengan total 21.000.000 juta


Pihak dari wom finance sendiri setelah di konfirmasi sebut saja Asdar mengatakan tidak tahu siapa DC yang mengambil dan membawa motor tersebut ke kantor .karena di Wom finance sendiri ada beberapa bagian,Asdar sendiri mengatakan posisi nya di
Collection sedangkan bagian Ex ternal itu devisi remedial yang mengetahui masalah penarikan “jadi kami hanya keluar kan SK saja dan pihak external lah mitra kerja sama dari PT LAj yang menangani masalah penarikan meski demikian pihak dari wom finance sendiri tetap melakukan koordinasi dengan pihak external .
” Kalau unit motor ada di sini “.


Atas kejadian ini selaku Debitur yang masih berpegang dengan putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 18/PUU-XVII/2019 pada pokoknya menyebutkan bahwa kekuatan eksekutorial pada Pasal 15 ayat (2) Undang-Undang Nomor 42 Tahun 1999 tentang Jaminan Fidusia dimaknai “terhadap jaminan fidusia yang tidak ada kesepakatan tentang cidera janji (wanprestasi) dan debitur keberatan menyerahkan secara sukarela objek yang menjadi jaminan fidusia, maka segala mekanisme dan prosedur hukum dalam pelaksanaan eksekusi Sertifikat Jaminan Fidusia harus dilakukan dan berlaku sama dengan pelaksanaan eksekusi putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap”.

Berdasarkan putusan tersebut, pihak kreditur/leasing dapat menarik kendaraan yang menjadi objek jaminan fidusia jika ada kesepakatan/pengakuan mengenai cedera janji (wanprestasi) serta debitur secara suka rela menyerahkan objek jaminan fidusia

merasa tidak puas dengan hasil keputusan dari pihak wom Finance Makassar Eka lestari melakukan pelaporan di wilayah hukum Polsekta Tallo Makassar .
Laporan: Rizal Marzuki

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *