oleh

Bentrokan di Desa Kareloe Tiga Warga Jadi Korban, Kapolres Jeneponto: Segera Lakukan Langkah Langkah yang Diperlulan

Jeneponto – Lintaslima.com Perkelahian di Dusun Pa’baeng-baeng Desa Kareloe Kec. Bontoramba Kab. Jeneponto mengakibatkan Tiga korban di kedua belah pihak

Peristiwa perkelahian kelompok yang mengakibatkan tiga korban langsung mendapatkan atensi Kapolres Jeneponto Akbp Budi Hidayat, S.Ik dan langsung memerintahkan Polsek dan fungsi operasional untuk segera mengamankan peristiwa tersebut dan segera melakukan langkah – langkah yang diperlukan.

Tiga pria mengalami luka dan menjalani perawatan di Rumah sakit, dua diantaranya yakni BAGAS dan BAHRUN warga Kareloe Desa Tinaro Kec. Bontoramba Kab Jeneponto dan satu pria atas nama RISWAN warga Barobbo Desa Bulusibatang Kec. Bontoramba Kab. Jeneponto, ketiganya mengalami luka terbuka dibeberapa bagian tubuhnya dan sementara menjalani perawatan di Rumah Sakit yang berbeda, Rabu (10/01/2024)

Adapun awal mulanya peristiwa tersebut yakni persoalan ke salah pahaman di Barobbo Desa Bulusibatang Kec. Bontoramba sehingga masyarakat sekitar melerai dan membubarkan mereka.

Tidak lama kemudian datang sekelompok massa dari Kareloe Desa Tinaro Kec. Bontoramba diantaranya adalah Lel. BAGAS dan Lel. BAHRUN datang ke lokasi dan mencari RISWAN kemudian mereka melihat RISWAN dan Langsung mengejar dengan parang dan terjadi Perkelahian, Lel. BAGAS langsung mengayunkan sebilah parang sebanyak empat kali, namun ditangkis oleh Lel. RISWAN tapi satu tebasan mengenai kepala bagian belakangnya, kemudian Lel. RISWAN membalas dengan menikam lengan Kanan Lel. BAGAS serta melempar Kepala Lel. BAHRUN dengan menggunakan batu yang mengakibatkan luka pada kepalanya, kemudian warga langsung berdatangan dan melerai.

Atas kejadian tersebut pihak Polsek dan di backup polres Jeneponto masih melakukan penyelidikan mengingat kedua belah pihak masih menjalani perawatan dan untuk sementara hasil penyelidikan bahwa ketiganya merupakan korban sekaligus merupakan pelaku penganiaya, walaupun tidak menutup kemungkinan ada pelaku lain. tutupnya

(Sumber baket : humas polres Jeneponto)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *