Makassar – lintaslima.com Keberadaan sebatang pohon kelapa di tengah pemukiman warga yang berlokasi di Jln Bontoduri 07, Kel. Bontoduri, Kec. Tamalate, kota Makassar cukup resahkan warga sekitar. Apalagi saat musim penghujan yang identik dengan hujan deras disertai angin kencang.

Keresahan warga RT 04/ RW 06 disebabkan karna pohon kelapa tersebut dalam posisi miring dan akan terancam tumbang bila mana sewaktu waktu ada angin kencang datang dan akan berdampak buruk bagi warga sekitar.
Terkait kegelisahan akan robohnya pohon kelapa tersebut warga sekitar pun sudah berulang kali berupayah menyampaikan keluhan dengan mengkonfirmasi langsung kepada Hj.Martha selalu ketua RT 04 dan H.
Syamsuddin selaku ketua RW 06 serta Sudirman selalu Lurah Bontoduri.
Hingga pada Kamis 08 Januari 2026 Kamaruddin (Kamal) salah satu awak media Online pun sempatkan silaturahmi ke kantor lurah setempat dan bertemu langsung dengan pak lurah untuk melakukan klarifikasi terkait adanya kegelisahan warga Jl. Bontoduri 07.

Sudirman selalu Lurah Bontoduri yang mengetahui adanya permasalahan terkait pohon kelapa yang cukup meresahkan warga, didampingi Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan perangkat kelurahan menyempatkan diri turun langsung ke lokasi untuk melihat langsung pohon kelapa yang sempat meresahkan warga Bontoduri 07 tersebut.
Namun kegembiraan warga atas kedatangan Lurah ke lokasi berujung kecewa karna diduga laporan nya tak mendapatkan tanggapan serius dari pak Lurah, RT serta RW setempat.

Warga berharap pihak pemerintah setempat mestinya lebih tegas dalam menangani dan mengatasi hal hal yang dapat mengancam keselamatan wargan nya, Namun nyatanya warga akhirnya merasa kecewa.
Kecewa dengan sikap pemerintah setempat, beberapa warga yang berdomisili disekitar lokasi pohon kelapa tersebut bertekad kumpulkan dana melalui patungan untuk mengevakuasi keberadaan pohon kelapa yang terancam akan tumbangĀ dan tentunya akan berdampak buruk bagi rumah warga bahkan mengancam nyawa bagi pengguna jalan tersebut.
Pewarta Kamal,
Publish, Saparuddin
