Suami Mabuk Tega Tebas Istri di Sinjai

Berita, HUKRIM, PERISTIWA257 Dilihat

LINTASLIMA.COM – Malam di Jalan Bulo-bulo Timur, Sinjai, pecah oleh suara teriakan yang merontokkan sunyi. Warga yang tadinya sibuk dengan rutinitas menutup warung, menarik jemuran terakhir mendadak terpaku pada satu kabar: seorang suami menebas istrinya di tengah cekcok rumah tangga.

MW, 47 tahun, pulang dalam kondisi mabuk setelah menenggak ballo. Bau fermentasi itu bahkan masih tercium ketika polisi menggambarkan ulang kronologi. Di rumahnya, MI, istrinya, 36 tahun, menegur. Kata polisi, teguran itu memantik bara yang sudah lama tersimpan. Cekcok meledak. Di kamar yang sempit itu, tepat di bawah tempat tidur, MW menarik sebilah parang.

Tiga ayunan. Begitu petugas menggambarkannya. Tiga ayunan yang merenggut beberapa jari tangan kanan MI, merobek telapak tangannya, mengoyak lengan kiri, dan menghantam kepala hingga ia terkapar dalam kondisi kritis. Luka yang bukan hanya fisik ia adalah kesaksian pedih tentang betapa dekatnya kekerasan dengan kehidupan sehari-hari.

Warga berdatangan. Beberapa menjerit. Beberapa lumpuh oleh ketakutan. Yang lain mengangkat tubuh MI yang berlumur darah menuju rumah sakit. Sementara itu, MW melarikan diri ke arah Sinjai Tengah, meninggalkan jejak ketakutan di rumah yang masih berantakan.

Tim Resmob Polres Sinjai tak butuh waktu lama. Dari keterangan saksi, dari arah lintasan pelarian, mereka menemukan MW di Dusun Manimpohoi. Parang yang digunakan sebagai alat penganiayaan ikut diamankan sebuah benda yang dingin, tapi memikul cerita kekejaman yang panas.

“Pelaku sudah kami amankan beserta barang bukti,” kata Ipda Agus Santoso, suara yang berusaha tetap stabil ketika menjelaskan luka-luka MI. Pasal KDRT dan penganiayaan berat menanti.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *